
Social commerce telah mengubah cara jualan online. Sekarang, bukan hanya marketplace yang mendominasi, tetapi platform seperti TikTok dan Instagram juga menjadi lahan subur bagi para pebisnis. Namun, untuk sukses di sini, Kamu perlu strategi yang tepat agar tidak kalah saing dengan brand besar.
Sumber Video : https://www.youtube.com/@marketingwitheki
-
100 Followers InstagramRp30.000 -
500 Followers InstagramRp100.000 -
1.000 Followers InstagramRp170.000
Kenapa TikTok dan Instagram?
TikTok dan Instagram menawarkan ekosistem yang memungkinkan produk lebih mudah ditemukan dan dijual secara langsung melalui fitur seperti TikTok Shop dan Instagram Shopping. Keduanya memiliki algoritma yang dapat membuat produk viral dalam semalam. Tapi, ada tantangan besar: tanpa kredibilitas dan engagement yang kuat, algoritma tidak akan berpihak pada akun Kamu.
Tantangan dalam Social Commerce
Banyak brand dan seller yang sudah mencoba social commerce, tapi akhirnya menyerah karena beberapa alasan:
- Followers Sedikit, Kredibilitas Rendah: Konsumen lebih percaya pada akun dengan banyak followers dan engagement yang tinggi.
- Engagement yang Tidak Stabil: Meski sering posting, konten tidak selalu menjangkau banyak orang.
- Persaingan Ketat: Brand besar dengan modal besar bisa dengan mudah mendominasi iklan dan pencarian.
- Iklan Berbayar Mahal: Tanpa strategi yang tepat, hasilnya tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.
- Konversi Rendah: Walaupun ada banyak views, tidak semuanya berakhir menjadi penjualan.
Strategi Social Commerce yang Efektif
Agar bisa sukses berjualan di TikTok dan Instagram, Kamu perlu pendekatan yang lebih strategis. Berikut langkah-langkah yang bisa Kamu terapkan:
1. Bangun Kredibilitas Akun Sejak Awal
Akun yang terlihat profesional dan memiliki banyak followers cenderung lebih dipercaya oleh calon pelanggan. Followers tinggi juga meningkatkan peluang akun Kamu muncul di halaman rekomendasi.
2. Optimasi Konten untuk Algoritma
Gunakan strategi SEO sosial media, termasuk pemilihan hashtag yang tepat, caption yang engaging, dan tren yang relevan. Algoritma lebih menyukai akun dengan engagement tinggi, jadi pastikan setiap konten yang Kamu buat mengundang interaksi.
3. Manfaatkan Influencer dan KOL
Kolaborasi dengan influencer bisa membantu meningkatkan jangkauan dan membangun kepercayaan. Pilih influencer yang memiliki audiens sesuai dengan target pasar Kamu.
Sumber Video : marketingwitheki
-
100 Followers InstagramRp30.000 -
500 Followers InstagramRp100.000 -
1.000 Followers InstagramRp170.000
4. Gunakan Fitur Belanja di TikTok & Instagram
Manfaatkan TikTok Shop dan Instagram Shopping agar calon pelanggan bisa langsung membeli produk tanpa keluar dari platform. Semakin mudah proses belanja, semakin tinggi konversi penjualan.
5. Boost Engagement dengan Strategi yang Tepat
Gunakan fitur seperti live streaming, giveaway, dan interaksi di komentar untuk meningkatkan engagement. Semakin tinggi interaksi, semakin besar kemungkinan algoritma merekomendasikan produk Kamu ke lebih banyak orang.
6. Gunakan Iklan dengan Target yang Jelas
TikTok Ads dan Instagram Ads bisa menjadi solusi jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Pastikan targeting sudah sesuai dengan audiens yang benar-benar tertarik dengan produk Kamu.
Solusi dari belifollowers.id
Tantangan terbesar dalam social commerce adalah membangun kredibilitas sejak awal. Jika akun Kamu masih kecil dan sulit mendapatkan kepercayaan calon pelanggan, solusi terbaik adalah meningkatkan social proof secara instan.
Belifollowers.id menyediakan layanan tambah followers TikTok & Instagram yang bisa membantu Kamu:
- Meningkatkan Kredibilitas: Akun dengan banyak followers lebih dipercaya oleh pelanggan.
- Meningkatkan Engagement: Followers berkualitas membantu interaksi di konten Kamu tumbuh lebih cepat.
- Mempermudah Social Commerce: Dengan akun yang terlihat lebih profesional, penjualan bisa lebih mudah dan efektif.
Banyak seller sukses di TikTok dan Instagram yang memulai perjalanan mereka dengan cara ini. Jika Kamu ingin mempercepat pertumbuhan bisnis dan bersaing dengan brand besar, strategi ini bisa menjadi langkah awal yang tepat.
Kesimpulan
Social commerce menawarkan peluang besar, tapi tanpa strategi yang tepat, sulit untuk sukses. Dengan membangun kredibilitas akun sejak awal, mengoptimalkan konten, dan memanfaatkan fitur-fitur TikTok serta Instagram, Kamu bisa meningkatkan penjualan secara signifikan. Jika ingin mempercepat prosesnya, belifollowers.id siap membantu Kamu membangun social proof yang dibutuhkan.
-
100 Followers InstagramRp30.000 -
500 Followers InstagramRp100.000 -
1.000 Followers InstagramRp170.000
FAQ (Pertanyaan Umum)
Apa saja platform social commerce?
Platform social commerce yang populer termasuk Instagram, TikTok, Facebook, Pinterest, dan WhatsApp. Mereka memungkinkan kamu berjualan langsung melalui fitur seperti Instagram Shop, TikTok Shop, atau Facebook Marketplace.
Apakah TikTok dapat mendukung kegiatan pemasaran dalam suatu bisnis?
TikTok sangat efektif untuk pemasaran bisnis karena algoritmanya yang kuat, konten viral, dan fitur TikTok Shop. Kamu bisa menjangkau audiens luas dengan konten kreatif dan interaktif.
Apakah TikTok termasuk social commerce?
Ya, TikTok termasuk social commerce karena memiliki fitur TikTok Shop yang memungkinkan pengguna membeli produk langsung dari platform tersebut.
Apakah Instagram termasuk social commerce?
Ya, Instagram termasuk social commerce karena menyediakan fitur Instagram Shop dan Checkout, memungkinkan kamu berjualan dan bertransaksi langsung di platformnya.
Salam berkarya! 😉👌
Tags : Daily deals adalah, E commerce adalah, Social commerce adalah, Social commerce contoh, Social commerce di Indonesia, Strategi social commerce menggunakan tiktok dan in