
Hallo sobat berkarya! Tau nggak? ternyata minimal jumlah followers, yang dianggap “ideal”, agar bisa dianggap sebagai seorang influencer, ternyata jumlahnya sangat bervariasi loh, tergantung pada niche (topik), kualitas konten, interaksi dengan followers, dan sejumlah faktor lainnya.
-
100 Followers InstagramRp30.000 -
500 Followers InstagramRp100.000 -
1.000 Followers InstagramRp170.000
-
100 Followers TiktokRp30.000 -
500 Followers TiktokRp100.000 -
1.000 Followers TiktokRp170.000
Namun, di Indonesia, umumnya orang menganggap seseorang bisa disebut influencer, jika ia memiliki jumlah followers, minimal mulai dari 10.000an. Dan kamu juga perlu tau, tingkatan level, atau istilah untuk penyebutan influencer, berdasarkan jumlah followersnya :
1. Micro-influencer
Biasanya memiliki antara 10.000 hingga 100.000 followers. Mereka sering memiliki audiens yang sangat terlibat dan terfokus pada niche tertentu seperti fashion, kuliner, atau gaya hidup.
2. Mid-tier influencer
Memiliki antara 100.000 hingga 500.000 followers. Mereka memiliki jangkauan yang lebih luas dan sering kali dipersepsikan memiliki otoritas di bidang mereka.
3. Macro-influencer
Biasanya memiliki antara 500.000 hingga 1 juta followers. Mereka memiliki pengaruh yang signifikan di platform dan sering kali bekerja sama dengan merek besar.
4. Mega-influencer
Memiliki lebih dari 1 juta followers. Mereka sering kali sudah terkenal di luar platform media sosial dan memiliki pengaruh yang besar di berbagai bidang.
Namun, jumlah followers saja bukan satu-satunya faktor yang dipertimbangkan oleh merek saat memilih influencer untuk kerjasama. Tingkat keterlibatan para followers di kolom komentar, kualitas konten, konsistensi, dan relevansi dengan sebuah merek juga sangat penting.
-
100 Followers InstagramRp30.000 -
500 Followers InstagramRp100.000 -
1.000 Followers InstagramRp170.000
-
100 Followers TiktokRp30.000 -
500 Followers TiktokRp100.000 -
1.000 Followers TiktokRp170.000
Dalam hal pembayaran, tarif bisa sangat bervariasi tergantung pada faktor-faktor tersebut serta pada kesepakatan individual antara influencer dan merek. Ada yang dibayar per posting, ada yang per kampanye (konten iklan), atau ada juga berdasarkan kinerja (seperti jumlah yang ngeklik, like, share, views, atau penjualan yang dihasilkan).
Tarif juga bisa dipengaruhi oleh popularitas influencer dan kemampuannya dalam mengonversi followers menjadi pelanggan pada merek yang sedang dipromosikan.
Salam berkarya! 😉👌